Peningkatan Kualitas Bersuci Warga Dukuh Mbedeg Rt 02/ Rw 02 Dusun Pacar Desa Pandean Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi Melalui Sosialisasi Dan Pelatihan Thaharah
Abstract
Thaharah or purification is the most fundamental aspect in Islamic teachings and becomes the determinant of the validity of worship. The diverse conditions of the Pandean village community have led to a lack of understanding regarding purification, which is evident from the way they perform ablution (wudhu) before prayer at the mosque. Based on this issue, this community service activity aims to improve the purification quality of the Pandean village community, especially for women, through socialization and thaharah training. The method used in this community service activity is ABCD, which focuses on developing assets already possessed by the community. This activity lasted for 5 weeks, from January 21 to February 18, 2025, located at the al-Hidayah mosque in Mbedeg hamlet, RT 02 RW 02, Pandean village, Karanganyar sub-district, Ngawi, and was attended by an audience of 20 local women. The mentoring activities were carried out using socialization techniques, lectures, and practice. The results of this mentoring had a positive impact on the community because, after the mentoring, the community became knowledgeable about good and correct purification practices and procedures.
Keywords: Thaharah, Training, Socialization
ABSTRAK
Thaharah atau bersuci adalah hal paling penting dan mendasar dalam ajaran Islam dan menjadi penentu keabsahan suatu ibadah. Kondisi masyarakat Desa Pandean yang beragam menjadikan pemahaman terkait bersuci kurang yang nampak dari cara mereka berwudu ketika akan sholat di masjid. Dari hal tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bersuci masyarakat Desa Pandean khususnya bagi ibu-ibu melalui sosialisasi dan pelatihan taharah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah ABCD yang berfokus pada pengembangan aset yang telah dimiliki oleh masyarakat. Kegiatan ini berlangsung selama 5 minggu yakni mulai tanggal 21 Januari – 18 Februari 2025 yang berlokasikan di masjid al-Hidayah dusun Mbedeg RT 02 RW 02 desa Pandean kecamatan Karanganyar, Ngawi dan diikuti oleh audiens berupa ibu-ibu setempat berjumlah 20 orang. Kegiatan pendampingan dilaksanakan dengan teknik sosialisasi, ceramah dan praktik. Hasil pendampingan ini memberikan dampak positif kepada masyarakat karena setelah pendampingan masyarakat menjadi tahu tentang praktik dan tata cara bersuci yang baik dan benar.
Kata Kunci: Thaharah, Pelatihan, Sosialisasi
References
Ahmad Sarwat, L. (2004). Fiqih Thaharah. Pustaka Al-Kautsar
Ashoumi, H., Hariono, T., Sirojudin, D., Santoso, M. H., Bajuri, M. F., Yani, M. D., ... & Kholisoh, N. (2024). Penguatan Pemahaman Thoharoh dalam Kajian Kitab Safinatunnajah di Desa Asemgede Jombang. Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 127-132.
Gafrawi, G., & Mardianto, M. (2023). Konsep Pembelajaran Fikih di Madrasah Aliyah. Al-Gazali Journal of Islamic Education, 2(1), 75-91.
Irawati, R. K., Hikmah, F. N., Rahmawati, I., Sofianto, E. W. N., & Haitami, I. (2023). Pendampingan Penyusunan LKPD STEM for HOTS pada Lingkup Sains. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), Article 3. https://doi.org/10.20527/btjpm.v5i3.8644
James, E. A., Milenkiewicz, M. T., & Bucknam, A. (2008). Participatory Action Research for Educational Leadership. Sage Publications, Inc.
Rambe, A. S. (2018). Studi Analisis Pendapat Abu Hanifah Tentang Bolehnya Mengerjakan Dusa Shalat Fardhu Dengan Sekali Tayammum. Skripsi Thesis, III(9), 36–55
Susanti, E., Yusuf, M., Araiku, J., Scristia, S., Kurniadi, E., & Simarmata, R. H. (2020). Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Multimedia bagi Kelompok Guru Sekolah Dasar di Desa Petunang Kabupaten Musi Rawas. Jurnal Anugerah, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.31629/anugerah.v2i1.2173
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdikarya Pembangunan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.png)
1.png)


